Sabtu, 21 Februari 2009

Hari Sabtu, 6 Desember 2008 yang bertepatan dengan 8 Dzulhijjah 1429, Muhammadiyah genap berusia 99 tahun (menurut perhitungan hijriyah). Di Depok ini disyukuri dengan penyelenggaraan beberapa acara yang dirancang oleh PDM Kota Depok. Acara yang paling gress adalah Gerak Jalan Santai warga Muhammadiyah Kota Depok, yang startnya dilepas oleh Walikota Depok, Dr. Ir. H. Nur Mahmudi Ismail, MSc di halaman Balaikota dan finishnya di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Beji Timur.

Iring-iringan mulai dari rombongan Ketua PDM yang didampingi oleh Walikota, tokoh-tokoh masyarakat dan politisi yang warga Muhammadiyah. Ada M. Hasbullah Rachmad, Ketua DPD-PAN Kota Depok, ada juga Heri Solahudin Ketua DPD-PMB, sejumlah caleg baik untuk DPRD-Kota Depok, DPRD-Provinsi dan bahkan DPR-RI. Ada juga tokoh Muda Depok, Pradi Supriatna, yang anak didik sekolah Muhammadiyah. Sayang, pak Walikota tidak bisa ikut sampai ke finish karena masih harus menghadiri acara yang lain.

Rombongan berikut adalah pasukan drum-band MTs Muhammadiyah 01 Depok, dan pembawa 99 Bendera Muhammadiyah. Diikuti oleh pasukan Tapak suci. Rombongan pawai diperkirakan panjangnya mencapai 1 km lebih dan ada yang memperkirakan jumlah warga yang ikut pawai lebih dari 3000 orang (Gak tau persisnya berapa, soalnya gak ada yang ngitung).

Setelah melalui rute pawai : Balaikota-Margonda-Arief Rahman Hakim, memutar ke arah Moch.Ridwan Rais, menuju KHA Dahlan-Halaman Mesjid At-Taqwa, para peserta disambut oleh tuan rumah PRM-Beji Timur dan murid-murid MI-Muhammadiyah 01 Depok, peserta beristirahat sejenak dengan menyaksikan atraksi-atraksi oleh para siswa. Ada atraksi dari Pandu HW dan juga Paskibra SMP-Muhammadiyah O4 Depok. Acara selain diisi dengan Pidato Milad oleh Ketua PDM-Kota Depok, juga Tauziah oleh Ust. Satiri dari BinRoh RSI-Jakarta.

Acara juga dimeriahkan dengan pemberian “door-prize” yang merupakan kontribusi dari warga Muhammadiyah Kota Depok. Sebagian besar adalah para caleg, walaupun panitia tidak menyebutkan siapa caleg dari mana. Ini lebih pada menjaga etika saja. Tapi warga Muhammadiyah yang cerdas paham akan hal ini.

Menjelang Dzhuhur acara belum selesai. Padahal dirancang agar acara selesai sebelumnya. Apa boleh buat, acara ditunda dulu; tapi hadirin sudah terlanjur bubar. As a whole, acara boleh dibilang sukses, sesuai dengan tujuan yang telah dirancangnnya. Atas nama Panitia, saya menyampaikan terima kasih kepada beberbagai pihak yang telah memberikan kontribusi atas suksesnya acara ini. Secara khusus kepada Walikota Depok dan jajarannnya, para kontributor dan donatur, para pimpinan sejak ranting-cabang-daerah baik Muhammadiyah sebgai organisasi induk, maupun organisasi otonomnya, warga Muhammadiyah, siswa-guru dan kepala sekolah Muhammadiyah, mulai SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA. Lebih khusus kepada Panitia yang telah bersusah payah merancang, menyiapkan dan melaksanakan acara ini. TERIMA KASIH dan MOHON MAAF atas segala KEKURANGAN.

Masih ada beberapa acara lagi dalam rangkaian Milad Muhammadiyah 99, seperti Rapat Kerja Pimpinan (4 Januari 2009) dan Peletakan Batu Pertama pembangunan Tahap-2 Gedung Kantor PDM Kota Depok.

0 komentar:

Poskan Komentar